BGP (Border Gateway Protocol)


Border Gateway Protocol (BGP) adalah sebuah sistem antar autonomous routing protocol. Sistem autonomous adalah sebuah jaringan atau kelompok jaringan di bawah administrasi umum dan dengan kebijakan routing umum. BGP digunakan untuk pertukaran informasi routing untuk Internet dan merupakan protokol yang digunakan antar penyedia layanan Internet (ISP). Pelanggan jaringan, seperti perguruan tinggi dan perusahaan, biasanya menggunakan sebuah Interior Gateway Protocol (IGP) seperti RIP atau OSPF untuk pertukaran informasi routing dalam jaringan mereka. Pelanggan menyambung ke ISP, dan ISP menggunakan BGP untuk bertukar pelanggan dan rute ISP . Ketika BGP digunakan antar Autonom System (AS), protokol ini disebut sebagai External BGP (EBGP). Jika penyedia layanan menggunakan BGP untuk bertukar rute dalam suatu AS, maka protokol disebut sebagai Interior BGP (IBGP). Gambar 39-1 mengilustrasikan perbedaan ini.

BGP adalah protokol routing yang sangat kuat dan scalable, seperti yang dibuktikan sesuai dengan kenyataannya bahwa BGP adalah protokol routing yang digunakan di Internet. Pada saat sumber tulisan ini dibuat Internet tabel routing BGP sejumlah lebih dari 90.000 rute. Untuk mencapai skalabilitas pada tingkat ini, BGP menggunakan banyak parameter rute, yang disebut atribut, untuk menetapkan kebijakan routing dan mempertahankan lingkungan routing yang stabil.

BGP neighbors melakukan pertukaran penuh terhadap informasi routing ketika koneksi TCP antar neighbors pertama kali dibangun. Ketika perubahan pada tabel routing terdeteksi, maka router BGP mengirim ke neighbors mereka hanya ke rute yang telah berubah. BGP router tidak mengirimkan update routing secara berkala, dan update routing BGP hanya menuju ke optimal path dari jaringan tujuan.

Atribut BGP

Rute-rute dari BGP memiliki sifat-sifat yang terkait yang digunakan untuk menentukan rute terbaik menuju suatu tujuan bila beberapa jalur ada untuk tujuan tertentu. Sifat-sifat ini disebut sebagai atribut BGP, dan pemahaman tentang bagaimana pengaruh atribut BGP pilihan rute diperlukan untuk desain jaringan yang kuat. Bagian ini menjelaskan tentang atribut yang menggunakan BGP dalam proses seleksi rute:

Weight
Local preference
Multi-exit discriminator
Origin
AS_path
Next hop
Community

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s