Memoriez


Tulid en Duva Nie salah dua temanku.. yah temanku.. teman baikku, bisa dibilang begitu.. Yang pake baju kuning namanya Duva Wanda Puspitasari, biasa dipanggil Vava. Yang merah, Lidya Amalia, Tulid sapaan akrabnya. Mereka berdua bedomisili di Gedang-Porong, suatu desa di mana aku berdiam disitu juga. Sebenarnya kami empat serangkai hehehe.. Akrabnya, Rep. Gendeng. Biasa just for fun. Plesetan dari Group/Duo Vokal yang tenar dengan nama Dewi-Dewi waktu itu. Karena kami adalah 3 cewek dan 1 cowok, disama-samain deh. Aku jadi Managernya.. *wkwkwkwk*. Kami; Canbud, Tulid, Encus, Vava. Miss you girls!

(Hahaha.. ga tau kenapa aku selalu ketawa liat ni picture.. Hmm.. tersenyum sejenak. )

Gambar ini diambil udah lama banget. Kira-kira uda berumur 1 tahun lebih. Ini jadi foto pertamaku waktu masuk SMK, sekaligus pertama kali untuk diriku mengibarkan Sang Merah Putih di ujung tiang bendera bersama kedua temanku-Sando dan Tissa-yang baru kenal. Bisa dibilang teman baru. Waktu itu aku-Candra-sebagai Penggebrak bendera, lainnya;Sando, sebagai Pengerek Bendera, dan Tissa sebagai Pembawa Bendera. Ini adalah upacara MOS Siswa baru tahun ajaran 2008-2009. Hmm.. MOS yah.. terbilang beda saat kutahu dan kualami sendiri. Kejadian ini juga yang menjadi awal bagi kami untuk berurusan dengan “hal baru”-menurutku-yang nggak biasa saat pertama kujalani. “Bendera Siapp!!!”

Aku selalu merindukan masa-masa SMPku. I don’t know why. Padahal setelah kupikir, masa-masa itu sungguh membodohiku.

Tapi aku bangga mempunyai itu. mempunyai kenangan masa-masa SMP, yang terkadang malah bikin aku malu dan sakit, yah benar.. Dengan membandingkan diriku yang sekarang dan diriku yang dulu, Sungguh bikin aku sedikit miris mengingatnya. Butuh intropeksi diri tentunya. Ya, dengan itu aku juga belajar introspeksi.

Gambar ini diambil saat ada WISUDA dan PENSI siswa-siswi SMPN 1 Porong Angkatan 2007/2008. Many memories i left behind. Senang, gembira,bahagia(sama aja kalee!), sedih, tertawa bersama, kebersamaan, tanggung jawab, peduli, persahabatan, dan banyak lagi.. Aku banyak belajar dari itu. Aku malah terlarut dengan ini, dengan semua yang ada di diriku sekarang. Melalaikan, Lupa.. (dasar Bodoh!) Kini aku hanya bisa menjalani ini semua dengan tetap menyimpan memory ini. Eventhough like that, I always miss that moment.. Regards : The Broken and The Beaten.. T.T

Nah ini yang tadi kuceritakan. Dewi-Dewiku (hehehe) Dari kiri: Uswatun Chasanah, Duva Wanda Puspitasari, dan Lidya Amalia. Mereka bertiga sahabatku(ku harap aku juga di hadapan mereka) Mereka juga salah satu semangatku di sekolah. Memang indah Persahabatan itu. Banyak kisah yang terjadi, menghiasi persahabatan kami, bikin kami berkembang. Dan tak mungkin ku ceritakan satu-persatu kisah itu. Yang paling ku-ingat dan menjadi ciri khas kami bertiga adalah kebersamaan kami. Hahaha.. mulai dari berangkat sekolah bareng, pulang juga bareng(walaupun kami tidak tinggal satu kelas),selalu tunggu-tungguan kalo pulang sekolah, ngumpul-ngumpul kalau akhir minggu dan sama-sama lagi boring, makan yang namanya Batagor.. wkwkwkwk.. kesukaannya Duva, paling suka tuh dia.. 10 Bungkus mungkin muat tuh di perutnya (hahahaha). “Miss You Girls!!”

Iklan

3 comments on “Memoriez

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s